Intip 11 Cara Apple Melakukan Copywriting!

arikurniawan

Kalau ngomongin Apple, pasti langsung kepikiran dengan produk iPhone, Macbook atau iPad mereka.

Semuanya adalah produk keren dari Apple, tapi ada satu lagi hal jenius dari mereka yaitu – copywriting.

Berikut ini adalah 11 cara Apple melakukan copywriting yang membantu mereka jadi perusahaan pertama setelah VOC yang mencapai nilai 1 triliyun Dollar Amerika Serikat.

Gunakan Kekuatan Repetisi

Apple suka mengulang kata dalam satu kalimat untuk menekankan fitur yang ingin diingat konsumen. Misalnya,

Pro cameras. Pro display. Pro performance.

Dalam copywriting iPhone 11 Pro, Apple menekankan bahwa produk ini adalah bagi yang memerlukan aspek ‘Pro’ di semua sisi atau mau terlihat sebagai seorang Pro.

Contoh lainnya sebagai berikut,

A big, beautiful workspace.

For doing big, beautiful work.

Ini adalah copy untuk Macbook Pro 16-inch, laptop garang dengan layar besar untuk para konsumen yang memerlukan performa terbaik.

Beri Kejutan dengan Kontradiksi Kata

Apple sering sekali membuat copywriting yang menggunakan dua kata yang saling bertentangan dan memainkan kata yang digunakan. Misalnya untuk Mac Mini,

Towering Performance. Minus the tower.

Atau untuk Apple Watch SE,

Heavy on features. Light on price.

Memakai Satu Kata dengan Dua Makna

Sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui.

Apple sering menulis satu kalimat yang bisa memiliki makna ganda. Contohnya copy berikut,

Elevate your work. And rotate it, too.

Ini adalah copy yang digunakan Pro Display XDR dan Pro Stand, layar yang bisa digerakkan naik-turun dan diputar, mempermudah pengguna untuk elevate (menaikkan) hasil kerjanya.

Kutip dari Kultur Populer

Apple juga suka menggunakan plesetan dari kutipan atau kalimat populer untuk menunjukan fitur pada produk mereka. Misalnya untuk mempromosikan M1 dan Big Sur,

With great power comes great capability.

Plesetan dari “With great power comes great responsibility” – Spider-Man

Kombinasikan Lebih dari Satu Teknik

Kejeniusan para copywriter Apple tidak terbatas hanya pada menggunakan satu teknik saja untuk menyampaikan pesan.

Kecerdikan mereka dalam mengombinasikan lebih dari satu teknik patut mendapat apresiasi.

Misalnya saat meluncurkan iPad Air generasi kedua pada 2014, Apple menggunakan

Change is in the Air

Ini adalah plesetan dari lagu populer “Love is in the Air” dari John Paul Young tahun 1978. Kalimat ini juga memiliki makna ganda.

Tidak Takut “Bermain”

Walaupun Apple sudah hampir berusia setengah abad, tapi mereka tetap konsisten “bermain” dengan tagline yang digunakan agar tetap terlihat muda dan bisa diterima pengguna generasi mudanya.

Buat Berirama

Irama membuat sesuatu jadi terdengar (terbaca) indah dan membuat poin penting yang ingin disampaikan jadi lebih mudah diingat.

Misalnya saat merilis iPhone 5, Apple menggunakan,

The thinnest, lightest, fastest iPhone ever.

Gunakan Power Words

Power Words adalah kata yang dipilih para copywriter untuk memicu respon psikologi. Disebut “power words” karena terbukti bisa mempengaruhi orang-orang.

Apple sering menggunakan power words untuk membantu penggunanya membayangkan saat menggunakan produk mereka, membuat kalimat terasa makin menggoda.

Misalnya, saat merilis AirPods Pro pada 2019 lalu, Apple menggunakan

Magic like you’ve never heard.

Tunjukan Sebagai Solusi

Keunggulan Apple adalah selalu menunjukan produk mereka sebagai sebuah solusi untuk masalah.

Misalnya iPad Air merupakan tablet dengan performa yang baik, serbaguna dan juga ringan; cocok untuk yang ingin bekerja dari manapun. Maka, Apple menulisnya sebagai:

Your creative studio on the go.

Atau saat Apple merilis iPhone 11 dengan chip A13 Bionic yang baru, Apple menulisnya sebagai sebuah solusi dengan copy berupa,

Power through your day.

KISSES (Keep It Short, Simple Effortless)

Studi terbaru menunjukan kalau rata-rata orang akan mulai kehilangan konsentrasi setelah 8 detik. Karena inilah Apple menggunakan teknik yang sama untuk banyak copywritingnya.

  1. Headline (judul) yang menunjukan ide besar (ide utama).
  2. Sub-headlines yang menunjukan detail serta keuntungan terbesar hingga yang kecil.

Setiap copywriting dalam details dibuat dengan paragraf yang singkat, kalimat singkat dan kata sederhana.

Diterjemahkan Secara Baik

Sebagai sebuah perusahaan dengan basis penggemar di seluruh dunia, Apple juga diharuskan bisa berkomunikasi dalam bahasa lain.

Hebatnya, Apple berhasil membawa kejeniusannya dalam bahasa terjemahannya. Contohnya saat perilisan iPhone SE, bandingkan copy dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia berikut,

Tidak diterjemahkan secara langsung, namun memakai teknik yang biasa dipakai oleh Apple yaitu berirama dan berkontradiksi.

Sumber: How To Write Like Apple

About the author

Ari Kurniawan - Founder Mata Badai Studio.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x