Pelajaran Marketing dari Barbie (2023)

arikurniawan

Barbie (2023) yang dibintangi oleh Margot Robbie dan Ryan Gosling adalah film live-action pertama untuk boneka Barbie. Film ini sukses besar karena berhasil mengantongi 470 miliar USD hanya dalam 5 hari pertamanya di bioskop.

Bagaimana tim marketing Barbie (2023) melakukannya?

  • Marketing Organik yang Mengejutkan Semua Orang
  • Viral Meme: Barbenheimer
  • Budget Marketing Besar yang Tepat Sasaran

Marketing Organik Numpang Avatar : The Way of Water

Mesin marketing Barbie mulai berjalan di bulan Desember 2022 saat teaser trailer pertamanya ditayangkan sebelum Avatar : The Way of Water. Mengingat bahwa Avatar menjadi film dengan pendapatan tertinggi di 2022, tidak heran jika trailer Barbie ditonton oleh banyak orang.

Teaser trailer ini merupakan satirisasi dari film klasik 2001: A Space Odyssey, tidak heran jika banyak yang kaget ketika melihat film yang berdasarkan boneka mainan anak-anak justru mengambil pendekatan yang berbeda.

Apalagi saat trailer menunjukan bahwa filmnya disutradarai oleh Greta Gerwig yang terkenal dengan film-film drama seperti Lady Bird dan Little Women. Tidak ada yang bisa menduga film Barbie seperti apa yang akan mereka tonton.

Cerita Dibalik “Barbenheimer”

“Barbenheimer” adalah meme yang saking populernya hingga memiliki halaman Wikipedianya sendiri.

Cerita tentang meme ini dimulai di tahun 2020, saat COVID-19 masih menjadi wabah global. Warner Bros memutuskan akan merilis seluruh filmnya di HBO Max pada 2021.

Christoper Nolan, salah satu sutradara terbaik dunia dibalik film The Dark Knight, Inception dan Dunkirk tidak setuju dengan keputusan ini dan memutuskan kerjasamanya dengan Warner Bros. Dia mengumumkan bahwa film terbarunya, Oppenheimer akan dirilis oleh Universal Studios pada 21 Juli 2023.

Saat Barbie kemudian dirilis di tanggal yang sama, banyak yang menuduh ini adalah tindakan balas dendam oleh Warner Bros.

“Barbenheimer” adalah adalah bagian dari counterprogramming, sebuah praktik yang dilakukan distributor film untuk menargetkan audiens yang tidak ditargetkan oleh film atau acara non-film lain. Barbie awalnya mungkin menargetkan mereka yang tidak akan menonton Oppenheimer.

Namun yang terjadi adalah… banyak orang yang menontonnya secara bergantian di hari yang sama.

Budget Marketing Besar yang Tepat Sasaran

Film Barbie diperkirakan memiliki budget marketing 150 juta USD. Bukan hal yang aneh sebenarnya sebuah film memiliki budget marketing diatas 100 juta USD. Tapi, Warner Bros (studio produksi film Barbie) dan Mattel (pemiliki lisensi Barbie) melakukannya dengan sangat baik.

  • Offline marketing seperti billboard, halte bus hingga album musik khusus oleh penyanyi populer saat ini seperti Ice Spice, Nicki Minaj dan Dua Lipa.
  • Lisensi dengan berbagai perusahaan seperti Forever 21, Burger King, Candy Crush, Google hingga General Motors.
  • Hingga yang viral seperti Barbie’s Malibu Dreamhouse di Airbnb

About the author

Ari Kurniawan - Founder Mata Badai Studio.

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x